Samsung Galaxy S10 Bisa Jadi Ponsel dengan Fingerprint di Bawah Layar - Kingdom Taurus News - Technology News
Dalam laporan sebelumnya mengklaim bahwa Galaxy Note 9 yang diharapkan akan diluncurkan menjadi ponsel pertama Samsung dengan pembaca sidik jari di layar. Dalam laporan baru yang berasal dari Korea Selatan menyatakan bahwa, Samsung akan meluncurkan Galaxy S10 sebagai ponsel dengan fitur pengenal biometrik .
© Businessinsider.sg

Dilansir dari Kingdom Taurus News dari Gizmochina (15/5/2018) Menurut Chosun Korea Selatan, Samsung telah mencoba memperkenalkan Fingerprint on Display (FOD) pada Galaxy S8 tahun lalu. Namun, karena mengalami kesulitan teknis, belum meluncurkan ponsel dengan FOD. Sementara itu, pabrikan China seperti Vivo dan Huawei telah meluncurkan ponsel dengan FOD.

Teknologi FOD dapat dikategorikan ke dalam teknologi optik, kapasitif dan ultrasonik. Sensor FOD optik bekerja dengan memancarkan cahaya untuk memindai permukaan jari dan mencocokkannya dengan data sidik jari yang tersimpan. Teknologi ini mudah diterapkan tetapi menawarkan akurasi yang buruk.

Smartphone China telah menggunakan sensor FOD optik dari perusahaan pihak ketiga seperti Synaptics dan Goodix. Samsung, Qualcomm dan Apple dilaporkan mengembangkan sensor FOD ultrasonik yang dapat menangkap detail menit dari permukaan jari menggunakan ultrasound. Ini sangat akurat dan tahan lama, tetapi mahal untuk diproduksi. Juga, membutuhkan banyak waktu untuk meningkatkan akurasinya.

Apakah Samsung siap untuk meluncurkan ponsel berikutnya dengan fingerprint di bawah layar?, bagaimana menurut anda. Bergabung bersama kami untuk mengikuti informasi menarik lainnya seputar teknologi.

Samsung Galaxy S10 Bisa Jadi Ponsel dengan Fingerprint di Bawah Layar

Dalam laporan sebelumnya mengklaim bahwa Galaxy Note 9 yang diharapkan akan diluncurkan menjadi ponsel pertama Samsung dengan pembaca sidik jari di layar. Dalam laporan baru yang berasal dari Korea Selatan menyatakan bahwa, Samsung akan meluncurkan Galaxy S10 sebagai ponsel dengan fitur pengenal biometrik .
© Businessinsider.sg

Dilansir dari Kingdom Taurus News dari Gizmochina (15/5/2018) Menurut Chosun Korea Selatan, Samsung telah mencoba memperkenalkan Fingerprint on Display (FOD) pada Galaxy S8 tahun lalu. Namun, karena mengalami kesulitan teknis, belum meluncurkan ponsel dengan FOD. Sementara itu, pabrikan China seperti Vivo dan Huawei telah meluncurkan ponsel dengan FOD.

Teknologi FOD dapat dikategorikan ke dalam teknologi optik, kapasitif dan ultrasonik. Sensor FOD optik bekerja dengan memancarkan cahaya untuk memindai permukaan jari dan mencocokkannya dengan data sidik jari yang tersimpan. Teknologi ini mudah diterapkan tetapi menawarkan akurasi yang buruk.

Smartphone China telah menggunakan sensor FOD optik dari perusahaan pihak ketiga seperti Synaptics dan Goodix. Samsung, Qualcomm dan Apple dilaporkan mengembangkan sensor FOD ultrasonik yang dapat menangkap detail menit dari permukaan jari menggunakan ultrasound. Ini sangat akurat dan tahan lama, tetapi mahal untuk diproduksi. Juga, membutuhkan banyak waktu untuk meningkatkan akurasinya.

Apakah Samsung siap untuk meluncurkan ponsel berikutnya dengan fingerprint di bawah layar?, bagaimana menurut anda. Bergabung bersama kami untuk mengikuti informasi menarik lainnya seputar teknologi.

Related Posts :

Pusat Informasi Membahas Tentang: Berita Teknologi, Smartphone, Game, dan Harga Smartphone.

No comments

How do you think, about the article above?