YouTube Dikabarkan Akan Luncurkan Fitur Layanan Streaming Musik - Kingdom Taurus News - Technology News
Layanan streaming musik baru YouTube dilaporkan akan diluncurkan pada bulan Maret mendatang.


Dalam laporan The Verge, Kepala musik YouTube Lyor Cohen mengungkapkan pada bulan juli lalu dimana, memiliki rencana untuk menggabungkan layanan berlangganan video YouTube Red dengan penawaran Google Play Music yang ada.

Dilansir dari The Verge (8/12/2017)
Menurut laporan Bloomberg, Layanan streaming musik baru YouTube diatur untuk diluncurkan pada bulan Maret mendatang, dengan nama Remix. Peluncuran ini bergantung dengan kesepakatan pemotongan YouTube dengan dua dari tiga besar penerbit musik, Sony Music Entertainment dan Universal Music Group. Warner Music Group, penerbit besar ketiga, telah dilaporkan telah memilih di bawah persyaratan baru yang lebih murah.

Youtube dikabarkan akan negosiasi ulang yang akan datang dengan Vevo label rekaman, menguasai sebagian besar hak video musik dunia. YouTube telah merilis sejumlah produk, termasuk Google Play Musik, YouTube Music Key,  setelah pertumbuhan Music Key yang lamban, YouTube Red yang fokus pada video.

Bloomberg melaporkan, Google tidak pernah merilis pengguna untuk layanan streaming musiknya, dan YouTube Red, hanya memiliki 1,5 juta pelanggan setahun yang lalu, telah mengecewakan eksekutif industri musik karena fokus berat pada konten video asli. Sedangkan Spotify telah menghasilkan 140 juta pengguna bulanan, 50 juta di antaranya membayar, sementara Apple Music memiliki 30 juta pelanggan.

Industri rekaman telah bertahun-tahun mengkritik YouTube karena pembayarannya yang tidak memuaskan ke label dan artis.
Tergantung pada layanan baru YouTube, belum jelas perusahaan mampu mencapai target peluncuran pada bulan Maret mendatang.

Sumber

YouTube Dikabarkan Akan Luncurkan Fitur Layanan Streaming Musik

Layanan streaming musik baru YouTube dilaporkan akan diluncurkan pada bulan Maret mendatang.


Dalam laporan The Verge, Kepala musik YouTube Lyor Cohen mengungkapkan pada bulan juli lalu dimana, memiliki rencana untuk menggabungkan layanan berlangganan video YouTube Red dengan penawaran Google Play Music yang ada.

Dilansir dari The Verge (8/12/2017)
Menurut laporan Bloomberg, Layanan streaming musik baru YouTube diatur untuk diluncurkan pada bulan Maret mendatang, dengan nama Remix. Peluncuran ini bergantung dengan kesepakatan pemotongan YouTube dengan dua dari tiga besar penerbit musik, Sony Music Entertainment dan Universal Music Group. Warner Music Group, penerbit besar ketiga, telah dilaporkan telah memilih di bawah persyaratan baru yang lebih murah.

Youtube dikabarkan akan negosiasi ulang yang akan datang dengan Vevo label rekaman, menguasai sebagian besar hak video musik dunia. YouTube telah merilis sejumlah produk, termasuk Google Play Musik, YouTube Music Key,  setelah pertumbuhan Music Key yang lamban, YouTube Red yang fokus pada video.

Bloomberg melaporkan, Google tidak pernah merilis pengguna untuk layanan streaming musiknya, dan YouTube Red, hanya memiliki 1,5 juta pelanggan setahun yang lalu, telah mengecewakan eksekutif industri musik karena fokus berat pada konten video asli. Sedangkan Spotify telah menghasilkan 140 juta pengguna bulanan, 50 juta di antaranya membayar, sementara Apple Music memiliki 30 juta pelanggan.

Industri rekaman telah bertahun-tahun mengkritik YouTube karena pembayarannya yang tidak memuaskan ke label dan artis.
Tergantung pada layanan baru YouTube, belum jelas perusahaan mampu mencapai target peluncuran pada bulan Maret mendatang.

Sumber

Related Posts :

No comments

give your comment here !!!