Peretas Rusia Secara Paksa Disimpan di Rumah Suaka Ceko - Kingdom Taurus News - Technology News
Menurut pengacara yang mewakili kepentingan cybercriminal, di rumah sakit jiwa di Republik Ceko, peretas Rusia dipelihara secara paksa.

Ilustrasi hacker


Dilansir dari EHackingNews ,(16/9/2017) melaporkan Periset Evgenii Nikulin mengatakan, dia tidak agresif, tapi beberapa hari dia diikat ke ranjang.

Nikulin menekankan bahwa di suaka dia tidak hanya secara paksa tanpa alasan, tapi dokter memberinya beberapa obat dan melakukan suntikan.

 Pengacaranya memiliki sudah mulai mengumpulkan dokumentasi yang relevan dari rumah sakit jiwa. Sangat menarik bahwa peretas Rusia tidak memiliki masalah kesehatan mental sebelumnya

 Ternyata layanan khusus Ceko dengan FBI menahan hacker Rusia, yang diduga melakukan kegiatan ilegal dengan beberapa perusahaan Amerika.

Nikulin dan pengacaranya menggambarkan situasi ini sebagai pelanggaran hak asasi manusia, karena tidak ada alasan untuk membiarkan Nikulin di rumah sakit jiwa.

Penyelidikan terus berlanjut. Badan intelijen juga berusaha membuat hacker mengaku campur tangan dalam pemilihan AS.
Apalagi di Rusia Nikulin dituduh mencuri uang dari e-wallets. Lebih dari 100 ribu rubel (111.000 rupee) dicuri dari e-wallets.

Peretas Rusia Secara Paksa Disimpan di Rumah Suaka Ceko

Menurut pengacara yang mewakili kepentingan cybercriminal, di rumah sakit jiwa di Republik Ceko, peretas Rusia dipelihara secara paksa.

Ilustrasi hacker


Dilansir dari EHackingNews ,(16/9/2017) melaporkan Periset Evgenii Nikulin mengatakan, dia tidak agresif, tapi beberapa hari dia diikat ke ranjang.

Nikulin menekankan bahwa di suaka dia tidak hanya secara paksa tanpa alasan, tapi dokter memberinya beberapa obat dan melakukan suntikan.

 Pengacaranya memiliki sudah mulai mengumpulkan dokumentasi yang relevan dari rumah sakit jiwa. Sangat menarik bahwa peretas Rusia tidak memiliki masalah kesehatan mental sebelumnya

 Ternyata layanan khusus Ceko dengan FBI menahan hacker Rusia, yang diduga melakukan kegiatan ilegal dengan beberapa perusahaan Amerika.

Nikulin dan pengacaranya menggambarkan situasi ini sebagai pelanggaran hak asasi manusia, karena tidak ada alasan untuk membiarkan Nikulin di rumah sakit jiwa.

Penyelidikan terus berlanjut. Badan intelijen juga berusaha membuat hacker mengaku campur tangan dalam pemilihan AS.
Apalagi di Rusia Nikulin dituduh mencuri uang dari e-wallets. Lebih dari 100 ribu rubel (111.000 rupee) dicuri dari e-wallets.

Related Posts :

Membahas Tentang: Berita Teknologi, Smartphone, Game, dan Harga Smartphone.

Contact us:
ktn.info1@gmail.com

No comments

How do you think, about the article above?