Fakta Samuel Johnson Muncul di Google Doodle Hari Ini - Kingdom Taurus News - Technology News
Sumber Google


Samuel Johnson adalah seorang penulis Inggris yang dikenal sebagai tokoh sastra yang berkontribusi besar dalam perkembangan kesusastraan Inggris.

Johnson digambarkan sebagai tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah kesusastraan Inggris.
Berikut fakta menarik tentang tokoh sastrawan Inggris tersebut.

- Berumur panjang

Samuel Johnson lahir pada 18 September 1709 dan tutup usia pada 13 Desember 1784. Usia yang cukup panjang, 75 tahun, jika dibandingkan dengan masa hidup sebagian besar orang pada era Georgia saat itu.

- Debitur

Beberapa kali Johnson ditangkap karena gagal membayar utang yang harus dibayarnya. Dia biasanya berhasil keluar dari masalah serupa.

- Salah satu kamus bahasa Inggris terbaik

Karena ketidakpuasan publik terhadap kamus bahasa Inggris di masa itu, sebuah konsorsium penerbit London meminta Johnson untuk menulis kamus baru. Dia setuju tetapi butuh waktu selama 9 tahun dan sebagian besar pekerjaannya ternyata dikerjakan sendirian. Kamus yang dia tulis secara luas dianggap sebagai salah satu kamus terbaik yang pernah diterbitkan sampai publikasi 173 tahun Kamus Bahasa Inggris Oxford yang pertama.

-Mungkin ia memiliki Sindrom Tourette

Sikap dan prilaku anehnya membingungkan beberapa orang pada pertemuan pertama dengannya. Biografi Samuel Johnson mendokumentasikan perilaku dan tingkah lakunya yang aneh dengan sangat terperinci. Beberapa sumber menginformasikan bawa Johnson didiagnosis menderita sindrom Tourette. Sindrom Tourette atau penyakit Tourette adalah penyakit neuropsikiatrik yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan tanpa bisa mengontrolnya. Kondisi ini tidak didefinisikan atau didiagnosis pada abad ke-18.

- Tidak menyelesaikan gelar Oxford-nya

Samuel Johnson sempat mengenyam pendidikan dalam waktu singkat di Oxford. Akan tetapi, ia tidak berhasil meraih gelarnya karena kekurangan biaya. Ia terpaksa meninggalkan bangku kuliahnya. Yang menarik, sebelum ia memublikasikan kamus yang ditulisnya, ia justru menerima gelar Master of Arts dari Oxford. Ia juga diberi penghargaan sebagai Doktor pada tahun 1765.

- James Bosswell

Pada 16 Mei 1763, Johnson pertama kali bertemu dengan James Boswell yang berusia 22 tahun di sebuah toko buku milik teman Johnson, Tom Davies. Boswell inilah orang yang di kemudian hari menjadi  penulis biografi pertama Johnson. Setelah bertemu Boswell, Johnson  dengan cepat menjalin pertemanan. Mereka tetap berteman meskipun Boswell harus kembali ke rumahnya yang berada di Skotlandia atau berpergian ke luar negeri selama berbulan-bulan. Persahabatan ini menjadi persahabatan hingga sisa hidup Johnson. Kepada Boswell lah Johnson mengungkapkan frasa terkenalnya "A man who is tired of London, is tired of life,..." (Seseorang yang merasa lelah terhadap London, adalah mereka yang lelah hidup).

Patriotisme

Meskipun Johnson bukan seorang politikus, namun ia memiliki kata- kata yang sangat kuat tentang Amerika. Konsepnya tentang patriotisme yang terkenal yakni "Patriotism is the last refuge of a scoundrel." Johnson mengecam warga Inggris yang mendukung separatis Amerika, dengan menyebut mereka sebagai pengkhianat Inggris.

Fakta Samuel Johnson Muncul di Google Doodle Hari Ini

Sumber Google


Samuel Johnson adalah seorang penulis Inggris yang dikenal sebagai tokoh sastra yang berkontribusi besar dalam perkembangan kesusastraan Inggris.

Johnson digambarkan sebagai tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah kesusastraan Inggris.
Berikut fakta menarik tentang tokoh sastrawan Inggris tersebut.

- Berumur panjang

Samuel Johnson lahir pada 18 September 1709 dan tutup usia pada 13 Desember 1784. Usia yang cukup panjang, 75 tahun, jika dibandingkan dengan masa hidup sebagian besar orang pada era Georgia saat itu.

- Debitur

Beberapa kali Johnson ditangkap karena gagal membayar utang yang harus dibayarnya. Dia biasanya berhasil keluar dari masalah serupa.

- Salah satu kamus bahasa Inggris terbaik

Karena ketidakpuasan publik terhadap kamus bahasa Inggris di masa itu, sebuah konsorsium penerbit London meminta Johnson untuk menulis kamus baru. Dia setuju tetapi butuh waktu selama 9 tahun dan sebagian besar pekerjaannya ternyata dikerjakan sendirian. Kamus yang dia tulis secara luas dianggap sebagai salah satu kamus terbaik yang pernah diterbitkan sampai publikasi 173 tahun Kamus Bahasa Inggris Oxford yang pertama.

-Mungkin ia memiliki Sindrom Tourette

Sikap dan prilaku anehnya membingungkan beberapa orang pada pertemuan pertama dengannya. Biografi Samuel Johnson mendokumentasikan perilaku dan tingkah lakunya yang aneh dengan sangat terperinci. Beberapa sumber menginformasikan bawa Johnson didiagnosis menderita sindrom Tourette. Sindrom Tourette atau penyakit Tourette adalah penyakit neuropsikiatrik yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan tanpa bisa mengontrolnya. Kondisi ini tidak didefinisikan atau didiagnosis pada abad ke-18.

- Tidak menyelesaikan gelar Oxford-nya

Samuel Johnson sempat mengenyam pendidikan dalam waktu singkat di Oxford. Akan tetapi, ia tidak berhasil meraih gelarnya karena kekurangan biaya. Ia terpaksa meninggalkan bangku kuliahnya. Yang menarik, sebelum ia memublikasikan kamus yang ditulisnya, ia justru menerima gelar Master of Arts dari Oxford. Ia juga diberi penghargaan sebagai Doktor pada tahun 1765.

- James Bosswell

Pada 16 Mei 1763, Johnson pertama kali bertemu dengan James Boswell yang berusia 22 tahun di sebuah toko buku milik teman Johnson, Tom Davies. Boswell inilah orang yang di kemudian hari menjadi  penulis biografi pertama Johnson. Setelah bertemu Boswell, Johnson  dengan cepat menjalin pertemanan. Mereka tetap berteman meskipun Boswell harus kembali ke rumahnya yang berada di Skotlandia atau berpergian ke luar negeri selama berbulan-bulan. Persahabatan ini menjadi persahabatan hingga sisa hidup Johnson. Kepada Boswell lah Johnson mengungkapkan frasa terkenalnya "A man who is tired of London, is tired of life,..." (Seseorang yang merasa lelah terhadap London, adalah mereka yang lelah hidup).

Patriotisme

Meskipun Johnson bukan seorang politikus, namun ia memiliki kata- kata yang sangat kuat tentang Amerika. Konsepnya tentang patriotisme yang terkenal yakni "Patriotism is the last refuge of a scoundrel." Johnson mengecam warga Inggris yang mendukung separatis Amerika, dengan menyebut mereka sebagai pengkhianat Inggris.

Related Posts :

Pusat Informasi Membahas Tentang: Berita Teknologi, Smartphone, Game, dan Harga Smartphone.

No comments

How do you think, about the article above?