Intelijen Inggris Tahu WannaCry Hero Akan Ditangkap oleh FBI - Kingdom Taurus News - Technology News
Marcus Hutchins

Sekarang Anda mungkin sadar akan Marcus Hutchins, pahlawan yang menghentikan ransomware WannaCry kembali pada bulan Mei 2017.

Dia ditangkap oleh FBI (Federal Bureau of Investigation) dari bandara Las Vegas ketika dia hendak mengejar penerbangan kembali ke London, rumahnya. Kampung halaman setelah menghadiri konferensi hacker DefCon dan BlackHat.

Alasan untuk penangkapannya adalah dugaan keterlibatannya dalam mengembangkan dan mendistribusikan malronet Perbankan yang mencuri data pribadi dari pengguna di seluruh dunia. Penangkapannya yang mengejutkan mengejutkan komunitas keamanan yang memanggilnya karena pengabdiannya menyelamatkan puluhan dan ribuan orang agar menjadi sasaran serangan ransomwareWannaCry.

Kini ada berita lain yang mengejutkan yang muncul yang mengungkapkan bahwa GCHQ (Markas Besar Mabes), badan intelijen dan keamanan Inggris mengetahui bahwa FBI akan menahan Hutchins kapan pun dia memasuki Amerika Serikat. Ini cukup mengejutkan bahwa sebuah instansi pemerintah akan membiarkan seseorang yang dipuji sebagai pahlawan di seluruh dunia jatuh untuk jebakan.

Namun, The Sunday Times melaporkan bahwa telah terjadi beberapa kasus di masa lalu dimana hacker yang berbasis di Inggris diduga telah mengkompromikan target di AS namun saat kembali, pihak berwenang Inggris menolak ekstradisi mereka. Oleh karena itu, penangkapan Hutchins akan menyelamatkan pemerintah dan badan intelijen untuk melawan kasus ekstradisi lainnya.

Dari Hackread "Mitra AS kami tidak terkesan bahwa beberapa orang yang mereka percaya memiliki kasus melawan [mereka] karena pelanggaran terkait komputer telah berhasil menghindari ekstradisi.

 Penangkapan Hutchins membebaskan pemerintah Inggris dan badan intelijen dari sakit kepala lain dari pertempuran ekstradisi, "Sunday Times melaporkan. Pada 2012, Theresa May (Sekretaris Rumah pada saat itu dan saat ini Perdana Menteri Inggris Raya) memblokir ekstradisi 51 tahun Gary McKinnon tua (peretas UFO) ke Amerika Serikat sejak dia didiagnosis dengan sindrom Asperger, sejenis autisme.

 Pada tahun 2016, Lauri Love, seorang hacker lain dengan Asperger's Syndrome yang dituduh melakukan hacking target di Amerika Serikat diekstradisi.

 Jika terbukti bersalah, dia bisa menghadapi kasus di penjara tahun lalu, bagaimanapun, pada bulan April tahun ini, dia juga memenangkan penghargaan untuk mengajukan banding atas ekstradisinya. Sedangkan untuk Hutchins, dia dengan jaminan di mana dia dapat bepergian ke manapun di Amerika Serikat dengan syarat mengenakan GPS Monitor.

Hutchins hanya diizinkan untuk menggunakan Internet jika dia membuat surenot untuk mengakses "KillSwitch" yang dia buat untuk menghentikan serangan ransomware WannaCry.

Intelijen Inggris Tahu WannaCry Hero Akan Ditangkap oleh FBI

Marcus Hutchins

Sekarang Anda mungkin sadar akan Marcus Hutchins, pahlawan yang menghentikan ransomware WannaCry kembali pada bulan Mei 2017.

Dia ditangkap oleh FBI (Federal Bureau of Investigation) dari bandara Las Vegas ketika dia hendak mengejar penerbangan kembali ke London, rumahnya. Kampung halaman setelah menghadiri konferensi hacker DefCon dan BlackHat.

Alasan untuk penangkapannya adalah dugaan keterlibatannya dalam mengembangkan dan mendistribusikan malronet Perbankan yang mencuri data pribadi dari pengguna di seluruh dunia. Penangkapannya yang mengejutkan mengejutkan komunitas keamanan yang memanggilnya karena pengabdiannya menyelamatkan puluhan dan ribuan orang agar menjadi sasaran serangan ransomwareWannaCry.

Kini ada berita lain yang mengejutkan yang muncul yang mengungkapkan bahwa GCHQ (Markas Besar Mabes), badan intelijen dan keamanan Inggris mengetahui bahwa FBI akan menahan Hutchins kapan pun dia memasuki Amerika Serikat. Ini cukup mengejutkan bahwa sebuah instansi pemerintah akan membiarkan seseorang yang dipuji sebagai pahlawan di seluruh dunia jatuh untuk jebakan.

Namun, The Sunday Times melaporkan bahwa telah terjadi beberapa kasus di masa lalu dimana hacker yang berbasis di Inggris diduga telah mengkompromikan target di AS namun saat kembali, pihak berwenang Inggris menolak ekstradisi mereka. Oleh karena itu, penangkapan Hutchins akan menyelamatkan pemerintah dan badan intelijen untuk melawan kasus ekstradisi lainnya.

Dari Hackread "Mitra AS kami tidak terkesan bahwa beberapa orang yang mereka percaya memiliki kasus melawan [mereka] karena pelanggaran terkait komputer telah berhasil menghindari ekstradisi.

 Penangkapan Hutchins membebaskan pemerintah Inggris dan badan intelijen dari sakit kepala lain dari pertempuran ekstradisi, "Sunday Times melaporkan. Pada 2012, Theresa May (Sekretaris Rumah pada saat itu dan saat ini Perdana Menteri Inggris Raya) memblokir ekstradisi 51 tahun Gary McKinnon tua (peretas UFO) ke Amerika Serikat sejak dia didiagnosis dengan sindrom Asperger, sejenis autisme.

 Pada tahun 2016, Lauri Love, seorang hacker lain dengan Asperger's Syndrome yang dituduh melakukan hacking target di Amerika Serikat diekstradisi.

 Jika terbukti bersalah, dia bisa menghadapi kasus di penjara tahun lalu, bagaimanapun, pada bulan April tahun ini, dia juga memenangkan penghargaan untuk mengajukan banding atas ekstradisinya. Sedangkan untuk Hutchins, dia dengan jaminan di mana dia dapat bepergian ke manapun di Amerika Serikat dengan syarat mengenakan GPS Monitor.

Hutchins hanya diizinkan untuk menggunakan Internet jika dia membuat surenot untuk mengakses "KillSwitch" yang dia buat untuk menghentikan serangan ransomware WannaCry.

Related Posts :

Membahas Tentang: Berita Teknologi, Smartphone, Game, dan Harga Smartphone.

Contact us:
ktn.info1@gmail.com

No comments

How do you think, about the article above?