Tenang, Ransomware Tidak Akan Menyerang Ponsel - Kingdom Taurus News - Technology News
Ransomware Tak Akan Menyerang Ponsel (Foto: Citra/okezone)


Tak hanya di luar negeri, Indonesia juga menjadi salah satu negara yang menjadi korban penyerangan ransomware.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menjelaskan, cara kerja ransomware yakni menginfeksi file dengan malware, kemudian pelaku akan mengunci file dan meminta tebusan untuk membuka akses file. Dikutip dari okezone,
"Sementara malware ini menyerang bisnis kesehatan, tapi tidak tahu juga ke depannya. Kami juga dapat monitor khusus dari Skynews, kalau di Portland, Inggris masih belum bisa diselesaikan, ini harus secara manual mengatasinya, nggak bisa secara otomatis," kata Rudiantara dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (14/5/2017).
Pria yang kerap disapa Chief RA ini menjelaskan, malware tidak akan menyerang ponsel. Mereka hanya menyerang Personal Computer (PC) dan Laptop yang masih menggunakan Windows 2008 ke bawah.
"Komputer operating sistem yang masih menggunakan Windows agak lama seperti 2008 ke bawah, itu yang bisa diserang. Kalo Mac tidak berpotensi," ujarnya.
Akan tetapi, jika pengguna kerap meng-update perangkatnya, maka ransomware tidak akan menyerang PC.
Chief RA juga mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati menggunakan jaringan terbuka seperti WiFi. Jika menemukan pesan tak dikenal, sebaiknya jangan membuka pesan tersebut, karena diduga virus itu tersebar melalui pesan anonymous.

Tenang, Ransomware Tidak Akan Menyerang Ponsel

Baca Juga

Ransomware Tak Akan Menyerang Ponsel (Foto: Citra/okezone)


Tak hanya di luar negeri, Indonesia juga menjadi salah satu negara yang menjadi korban penyerangan ransomware.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menjelaskan, cara kerja ransomware yakni menginfeksi file dengan malware, kemudian pelaku akan mengunci file dan meminta tebusan untuk membuka akses file. Dikutip dari okezone,
"Sementara malware ini menyerang bisnis kesehatan, tapi tidak tahu juga ke depannya. Kami juga dapat monitor khusus dari Skynews, kalau di Portland, Inggris masih belum bisa diselesaikan, ini harus secara manual mengatasinya, nggak bisa secara otomatis," kata Rudiantara dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (14/5/2017).
Pria yang kerap disapa Chief RA ini menjelaskan, malware tidak akan menyerang ponsel. Mereka hanya menyerang Personal Computer (PC) dan Laptop yang masih menggunakan Windows 2008 ke bawah.
"Komputer operating sistem yang masih menggunakan Windows agak lama seperti 2008 ke bawah, itu yang bisa diserang. Kalo Mac tidak berpotensi," ujarnya.
Akan tetapi, jika pengguna kerap meng-update perangkatnya, maka ransomware tidak akan menyerang PC.
Chief RA juga mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati menggunakan jaringan terbuka seperti WiFi. Jika menemukan pesan tak dikenal, sebaiknya jangan membuka pesan tersebut, karena diduga virus itu tersebar melalui pesan anonymous.

Related Posts :

About me: Penulis teknologi dan menyukai game mobile.

Membahas Tentang: Berita Teknologi, Smartphone, Game, dan Harga Smartphone.
Contact us:
ktn.info1@gmail.com

No comments

How do you think, about the article above?