Pengakuan Hacker, Paling Doyan Retas Gmail - Kingdom Taurus News - Technology News
Penipuan besar rentan terjadi pada situs-situs internet dan akun surat elektronik (email).
Src,google

Sejumlah orang bahkan pernah berurusan dengan bentuk penipuan phishing.
Phishing adalah bentuk penipuan melalui internet di mana pelaku menyamar sebagai perusahaan yang sah. Biasanya, mereka mengincar informasi keuangan dari para pemegang rekening melalui online.
Di kutip dari viva.co.id,Tindakan ini memungkinkan peretas (hacker) mengambilalih akun email orang tersebut. Mengutip situs Independent, Jumat, 5 Mei 2017, email yang kerap dijadikan medium peretasan dan penipuan adalah Google Email (Gmail).
Lantas, bagaimana cara kerjanya? Seorang penipu akan mengirimi tautan Google Documents kepada pengguna Gmail. Waspadalah, karena tautan ini tampak berasal dari "Seseorang yang Mungkin Anda Kenal".
Apabila menemui link mencurigakan seperti ini, lebih baik jangan dibuka. Namun, jika link itu di klik, maka hacker akan dengan leluasa mengakses akun Gmail Anda dan mengubahnya menjadi alat untuk menyebarluaskan peretasan.
Langkah selanjutnya, informasikan kepada staf IT di tempat kerja Anda karena akun tersebut mungkin telah disusupi. Untuk bantuan awal, Anda harus menuju ke halaman My Account Google.
Lalu, pilih opsi perizinan dan hapus aplikasi "Google Doc". Aplikasi ini memiliki akses penuh ke akun Google seseorang dan juga dapat mengirim email yang tampaknya berasal dari pengguna.
Dengan demikian, serangan tersembunyi ini sangatlah berbahaya. Email itu sendiri ditujukan kepada hhhhhhhhhhhhhhhh@mailinator.com, yang merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui bahwa email itu berbahaya.
Mereka dinyatakan benar-benar sah, termasuk akun di bagian "From". Peretasan tampaknya tidak hanya mempengaruhi akun Gmail, namun beragam perusahaan yang menggunakan layanan Gmail.

Pengakuan Hacker, Paling Doyan Retas Gmail

Baca Juga

Penipuan besar rentan terjadi pada situs-situs internet dan akun surat elektronik (email).
Src,google

Sejumlah orang bahkan pernah berurusan dengan bentuk penipuan phishing.
Phishing adalah bentuk penipuan melalui internet di mana pelaku menyamar sebagai perusahaan yang sah. Biasanya, mereka mengincar informasi keuangan dari para pemegang rekening melalui online.
Di kutip dari viva.co.id,Tindakan ini memungkinkan peretas (hacker) mengambilalih akun email orang tersebut. Mengutip situs Independent, Jumat, 5 Mei 2017, email yang kerap dijadikan medium peretasan dan penipuan adalah Google Email (Gmail).
Lantas, bagaimana cara kerjanya? Seorang penipu akan mengirimi tautan Google Documents kepada pengguna Gmail. Waspadalah, karena tautan ini tampak berasal dari "Seseorang yang Mungkin Anda Kenal".
Apabila menemui link mencurigakan seperti ini, lebih baik jangan dibuka. Namun, jika link itu di klik, maka hacker akan dengan leluasa mengakses akun Gmail Anda dan mengubahnya menjadi alat untuk menyebarluaskan peretasan.
Langkah selanjutnya, informasikan kepada staf IT di tempat kerja Anda karena akun tersebut mungkin telah disusupi. Untuk bantuan awal, Anda harus menuju ke halaman My Account Google.
Lalu, pilih opsi perizinan dan hapus aplikasi "Google Doc". Aplikasi ini memiliki akses penuh ke akun Google seseorang dan juga dapat mengirim email yang tampaknya berasal dari pengguna.
Dengan demikian, serangan tersembunyi ini sangatlah berbahaya. Email itu sendiri ditujukan kepada hhhhhhhhhhhhhhhh@mailinator.com, yang merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui bahwa email itu berbahaya.
Mereka dinyatakan benar-benar sah, termasuk akun di bagian "From". Peretasan tampaknya tidak hanya mempengaruhi akun Gmail, namun beragam perusahaan yang menggunakan layanan Gmail.

Related Posts :

About me: Penulis teknologi dan menyukai game mobile.

Membahas Tentang: Berita Teknologi, Smartphone, Game, dan Harga Smartphone.
Contact us:
ktn.info1@gmail.com

No comments

How do you think, about the article above?