Nenek usia 81 tahun asal jepang pembuat aplikasi - Kingdom Taurus News - Technology News
Src,google/Masako wakamiya

Semakin tua, semakin kreatif,Mungkin itulah ungkapan yang cocok untuk seorang nenek berusia 81 tahun asal Jepang. Nenek  Masako Wakamiya itu berhasil membuat aplikasi yang bisa digunakan di smartphone iPhone.
Pensiunan pegawai bank itu membantu orang-orang untuk menyusun sebuah pajangan boneka tradisional Jepang. Untuk memperingati Hinamatsuri atau festival perempuan di Jepang, ia pun merilis aplikasi bernama Hinadan.
Dikutip dari BGR, Rabu (17/5/2017), Wakamiya telah bekerja di sebuah bank selama 43 tahun. Kemudian di usia yang ke-60, ia pun mulai belajar menggunakan komputer.
Hinadan sendiri terdiri dari dua suku kata, yakni ‘hina’ yang berarti ‘perempuan’, serta ‘dan’ yang merupakan ‘bertingkat’. Pengguna aplikasi itu ditantang untuk menyusun boneka tradisional Jepang secara tepat di empat tingkatan posisi.
Menurut Wakamiya, ia belajar membuat aplikasi tersebut dari seorang pemuda yang tinggal di Sendai, dekat Tokyo. Ia diajarkan bahasa pemrograman Apple Swift melalui aplikasi Skype dan Facebook Messenger.
"Alasan untuk membuat aplikasi ini adalah bahwa banyak aplikasi smartphone ditujukan untuk kaum muda dan hampir tidak ada aplikasi yang dapat dinikmati orang tua. Saya akan mendorong orang tua untuk mulai bersenang-senang menggunakan komputer," kata Wakamiya.
"Sangat kreatif"

Nenek usia 81 tahun asal jepang pembuat aplikasi

Baca Juga

Src,google/Masako wakamiya

Semakin tua, semakin kreatif,Mungkin itulah ungkapan yang cocok untuk seorang nenek berusia 81 tahun asal Jepang. Nenek  Masako Wakamiya itu berhasil membuat aplikasi yang bisa digunakan di smartphone iPhone.
Pensiunan pegawai bank itu membantu orang-orang untuk menyusun sebuah pajangan boneka tradisional Jepang. Untuk memperingati Hinamatsuri atau festival perempuan di Jepang, ia pun merilis aplikasi bernama Hinadan.
Dikutip dari BGR, Rabu (17/5/2017), Wakamiya telah bekerja di sebuah bank selama 43 tahun. Kemudian di usia yang ke-60, ia pun mulai belajar menggunakan komputer.
Hinadan sendiri terdiri dari dua suku kata, yakni ‘hina’ yang berarti ‘perempuan’, serta ‘dan’ yang merupakan ‘bertingkat’. Pengguna aplikasi itu ditantang untuk menyusun boneka tradisional Jepang secara tepat di empat tingkatan posisi.
Menurut Wakamiya, ia belajar membuat aplikasi tersebut dari seorang pemuda yang tinggal di Sendai, dekat Tokyo. Ia diajarkan bahasa pemrograman Apple Swift melalui aplikasi Skype dan Facebook Messenger.
"Alasan untuk membuat aplikasi ini adalah bahwa banyak aplikasi smartphone ditujukan untuk kaum muda dan hampir tidak ada aplikasi yang dapat dinikmati orang tua. Saya akan mendorong orang tua untuk mulai bersenang-senang menggunakan komputer," kata Wakamiya.
"Sangat kreatif"

Related Posts :

About me: Penulis teknologi dan menyukai game mobile.

Membahas Tentang: Berita Teknologi, Smartphone, Game, dan Harga Smartphone.
Contact us:
ktn.info1@gmail.com

No comments

How do you think, about the article above?